Top Artikel
-
Pelaksanaan Monev Pengelolaan Keuangan, Aset, dan
JATITENGAH – Inspektorat Kabupaten Blitar menerjunkan tim untuk melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) .. ..
29 Jul 2026 Straw Hat -
Implemetnasi Aplikasi SRIKANDI
JATITENGAH – Pemerintah Kecamatan Selopuro menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan .. ..
27 Jul 2026 Straw Hat -
Penyaluran BLT DD Bulan Juni dan Juli Tahun 2026
JATITENGAH - Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026
Selasa, 22 Juli 2026 Pemerintah Desa Jatitengah kembali menyalurkan .. ..
22 Jul 2026 Straw Hat -
Evaluasi Pelaksaan APBDes Semester I Tahun 2026
JATITENGAH - Sesuai dengan surat dari Kecamatan Selopuro Nomor : B/463.01.02.01/282/409.51/2026 Perihal Jadwal Evaluasi .. ..
21 Jul 2026 Straw Hat -
Ruwatan Massal dan Rangkaian Bersih Desa Jatitenga
JATITENGAH - Pemerintah Desa Jatitengah Selopuro bersama seluruh lapisan masyarakat memadukan ritual spiritual .. ..
04 Jul 2026 Straw Hat
- Home
- Sejarah Singkat Desa
Sejarah Singkat Desa

Desa Jatitengah awalnya merupakan hutan belantara yang diubah menjadi pemukiman oleh Mbah Wonodiryo, salah satu leluhur desa, melalui proses “Babad Alas”. Nama Jatitengah berasal dari sebuah pohon jati besar di tengah hutan yang menjadi tempat berteduh dan beristirahat bagi para pendatang. Seiring waktu, Jatitengah menjadi bagian dari Desa Mronjo yang dipisahkan oleh Sungai Lekso, menyebabkan kesulitan administrasi bagi penduduk. Setelah pengaduan warga, Jatitengah digabungkan dengan Desa Njeruk, di mana warga kemudian memutuskan untuk memisahkan diri dan membentuk Desa Jatitengah secara mandiri, dengan Pawiro Semadi sebagai lurah pertama yang menjabat seumur hidup.
Desa Jatitengah merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, Desa Jatitengah termasuk desa pada kategori desa berkembang. Sebagian besar wilayah Desa Jatitengah merupakan tanah persawahan yang dimanfaatkan oleh warga dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Desa Jatitengah juga dilewati oleh aliran sungai Brantas yang mana sumber air tersebut dimanfaatkan untuk bidang perikanannya. Dilihat dari segi lokasi Desa Jatitengah menjadi salah satu desa yang strategis karena berdekatan langsung dengan Pasar Selopuro dan dilewati oleh Jalan Raya Selopuro yang dijadikan alternatif jalan antar kota sehingga kondisi tersebut cukup bagus untuk kemajuan perekonomian desa Jatitengah dan akses dengan desa lain. Luas Desa Jatitengah adalah sekitar 800 hektar dan berada pada ketinggian 100 meter diatas permukaan laut.
